Selamat datang di Bulan Agustus. Masih di Bulan Syawal, saya akan menceritakan fenomena yang menyita pikiran saya akhir-akhir ini. Awalnya, pada jam istirahat di kantor, saat membuka facebook di tab browser saya, ada teman facebook saya mengunggah sebuah foto perempuan menggunakan jilbab namun menggunakan pakaian yang tidak sepantasnya (dibaca: ketat). Sungguh terenyuh saat melihat fotonya dan foto tersebut diberi nama Jilboobs. Entah darimana asalnya judul dari foto itu tercetus.
Sebagian kalangan yang belum mengetahui Jilboobs. Jilboobs adalah sebutan untuk para wanita yang menggunakan jilbab tetapi menggunakan baju yang sangat ketat dan mengakibatkan tercetak lah bagian dada perempuan tersebut. Entah mengapa kini menjadi ada pemaknaan baru,dan istilah tersebut dan bisa menjadi trend bak cabe cabean. Anda mencari seperti apa jilboobs ? Silahkan googling sendiri dan jangan harap saya mempostingnya di blog saya.
Saya sebagai perempuan mengucapkan terimakasih sebanyak-banyak nya, sudah diingatkan atas fenomena ini. Bagi yang agak gerah dengan fenomena ini. Ambilah sisi positifnya, jangan terus terus melihat dari sisi buruknya, kita akan menjadi lelah dan menjadi manusia yang tidak berkembang. Percayalah! Mengingatkan perempuan butuh perjuangan. Kadang ada perempuan yang bisa satu kali diberi tahu, ada yang berkali-kali, ada yang menunggu sindiran, ada yang harus dipaksa dulu baru menyadarinya. Butuh komunikasi yang kondusif.
Saat saya membaca beberapa forum ada beberapa golongan manusia yang mengomentari fenomena ini dengan kata-kata 'Duh ... Ngapain pake jilbab klo kayak gitu, mending sekalian gak usah pake jilbab' Sungguh saat sempit sekali diameter pemikiriannya. Daripada berkomentar seperti ini lebih baik mengingatkan dengan cara santun dan baik. Komentar seperti itu dapat menjerumuskan. Sudah niat menutup aurat kok malah dibilang seperti itu. Kasian yg benar-benar dalam proses belajar berhijab demi syariat Islam.
Ada juga yang berkomentar,
"Jujur saya lebih respect dengan wanita yg apa adanya, ga perlu jilbab dsb, tapi dia anggun hati dan sikapnya. itu semua keliatan dari auranya. dan pasti, wanita yg punya kecantikan dr dalam, tampilannya ga aneh2"
Saya setuju wanita yang punya kecantikan dari dalam. Tapi alangkah baiknya, kesantunan dan anggun hati diiringi dengan menutup aurat. Menutup aurat itu wajib kok hukumnya ada di Al-Quran.
Hijab Syar'i
"Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya, dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka, dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka atau saudara-saudara mereka atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam atau hamba-hamba mereka atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya." (QS: An-Nur, 31)
Akan ada di akhir ummatku orang-orang yang naik diatas pelana seperti layaknya orang-orang besar, mereka singgah di depan pintu-pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian namun telanjang, di atas kepala mereka ada semacam punuk unta, laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat.” (HR. Ahmad, Al-Haitsami berkata, para periwayat Ahmad orang-orang yang shahih/ benar).
Semoga postingan saya ini bermanfaat untuk sesama muslim saling mengingatkan dengan cara yang baik dan santun :) Wassalamualaikum

.jpg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar